04 mai 2018 ~ 0 Commentaire

Belajar Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola

Belajar Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola girl
Saat menyaksikan perbandingan sepakbola pada layar kaca kita terkadang disajikan aksi tebak skor yang dilakukan para juru. Walau memikat, saya gak percaya tebak skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, namun tentu bukan perlu dianggap serius karena tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Tidak sama dengan menetak siapa menjimbit yang akan menang — atau bahwa pertandingan bakal berakhir secara seri. Menebak seperti itu regular saja dilakukan, walau pada akhirnya sepak bola itu bundar sehingga pemenang pun sering kali melenceng diprediksi. Kenapa? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada « di atas kertasnya ».

Melalui tulisan ini abdi akan dukung beberapa tips membuat bayangan yang masuk. Bukan berguna saya tetap benar dalam memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: pukul rata 3 daripada 4 prediksi saya pantas kenyataan.

2 bulan pra terjadi, saya memprediksi bakal terjadi All German final di Perkongsian Champions. Di final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah acara nonton bareng, saya meneroka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kelebihan. Sebelum itu saya pun meyakini jika Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Ujung, saya memperkirakan Belanda dengan mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; bayangan bisa benar bisa cela, tapi yang penting 1 buah prediksi total harus mempunyai dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka unsur keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi hal skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Abdi ajak Engkau untuk mengkritik beberapa antisipasi terakhir aku guna menjabarkan beberapa pijakan penting yang saya yakin akan bernilai bagi Engkau saat mencoba memprediksi festival.

Di antara dugaan yang beta sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walau demikian tersedia logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media ganjil saya menerima kabar jika Ronaldo dan Mourinho juga tidak sepaham (berita menyerempet hal itu baru merembes di Nusantara beberapa waktu lalu). Sebagai pelatih aku paham benar arti keragaman tim dalam dan dalam luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang menciptakan saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, bahkan saat satu turnamen berlaku di mana pemain kudu terus bertepatan tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat festival cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen kru lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau konsistensi keseluruhan menjimbit juga kudu dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Dengan subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata bernama objektivitas, aku semua tepat setuju kalau Belanda tersendiri di atas Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia hendak bermain sesak gairah, jadi akan siap mereduksi perselisihan kualitas. Menjadi, skor sedikit atau luas bisa aja diprediksi dengan sound logic — namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat prediksi. Kita boleh selalu berhajat tim tambatan hati kita unggul, tapi ketika membuat bayangan tentu logika harus diutamakan di kepada fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media perihal tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir bengawan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasarkan fakta-fakta itu. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan kadang benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan keaslian yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak macam fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan terampil menjadi mintakat membuat satu buah prediksi festival.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena silsilah statistik Dortmund memang semarak saat menjaga Bayern, besar yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Judi Online Bola Sebab statistik masa « Hindia Belanda » tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pun tidak bisa dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan rumpang kedua menyunggi yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena dugaan saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak meminta saya menenung berbagai sayembara lainnya. Paling banyak saya abaikan atau aku tolak secara alasan luka paham hal kekuatan kedua tim. Tanda saya berikut senafas dengan tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi data dan pesiaran yang baik mengenai tim atau perhubungan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar mengenai semua persatuan yang siap. Akui selalu.

Tips dugaan 7: Kalian juga gak seharusnya menenung setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Lamun sudah amat tahan ada, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Secara demikian prosentase kejituan dugaan anda bakal meningkat.

Sedang banyak usulan lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menciptakan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. Sebuah antisipasi yang berkelas, baik benar maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada di belakangnya.

Laisser un commentaire

Vous devez être Identifiez-vous poster un commentaire.

Le blog de Michel |
Nellyc857 |
Mercurey , vous connaissez ??? |
Unblog.fr | Créer un blog | Annuaire | Signaler un abus | nos activités, nos écrits
| ユルスナールの靴
| Mermozabibac20172018